This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Developer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Developer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

Kerjasama Bagi Hasil Keuntungan


Kami selaku Konsultan dan Perencanaan Pembangunan mempunyai program penawaran kerjasama pengelolaan proyek perumahan dengan pemilik lahan (tanah kosong) serta kepada pemilik modal (investor). Sebagaimana diketahui berbisnis properti sebagai developer/ pengembang merupakan usaha yang sangat menjajikan dengan hasil yang besar para milyader dunia kebanyakan lahir dari bisnis properti contoh Robert.T.Kyosaki, Donald Trump, Robert G.Allen (USA) atau Agung Podomoro, Agung Sedayu Group, Lippo Group, Ciputra (Indonesia) 

Kerjasama dengan Pemilik lahan

Bagi pemilik lahan potensial yang mempunyai keinginan berbisnis properti dengan cara dikelola bersama, maka kami siap bekerjasama dengan berbagai keuntungan antara lain ; harga tanah dibayar sesuai harga pasar, mendapatkan bagi hasil dari keuntungan penjualan perumahan, surat kepemilikan masih atas nama pemilik (untuk menghindari penyelewengan), Perjanjian kerjasama dilaksanakan di Notaris. Lahan tanah bisa mulai dari beberapa kavling sampai skala besar.

Kerjasama dengan Investor

Bagi pemilik modal yang tertarik dengan bisnis properti, maka kami menawarkan untuk kerjasama pengelolaan proyek dengan system managemen pengelolaan yang profesional dan transparan. Kami akan mengelola dari mulai pembebasan lahan, perijinan, pemasaran serta semua hal yang berhubungan dengan proyek perumahan. Semua akan kami laksanakan dan kami laporkan perkembangan demi perkembangan bisnis secara transparan dan jujur. Pembagian keuntungan pun lebih besar bagi pemodal daripada pelaksana. System kerjasama semacam ini telah terbukti telah kami jalankan di proyek perumahan yang ada di Semarang.

Jumat, 02 Agustus 2013

Rencana Ciputra Group dalam 5 tahun Mendatang

Ir. Ciputra
Pengembang properti besar Ciputra Group akan membuka 10 rumah sakit dalam lima tahun mendatang. Sektor bisnis perawatan kesehatan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi 10 persen terhadap pendapatan keseluruhan grup.
Direktur Keuangan PT Ciputra Development (CTRA) Tulus Santoso mengatakan perusahaan ini akan memulai pembangunan Ciputra Hospital kedua di perkebunan perusahaan perumahan, CitraGarden City, Jakarta, pada semester kedua tahun ini.
Rumah sakit pertama telah beroperasi sejak tahun lalu di Citra Raya daerah perumahan perusahaan di Tangerang.
Ciputra Development adalah unit dalam grup ini. Perusahaan tersebut merupakan pemegang saham utama di unit lain grup, PT Ciputra Property (56,25 persen) dan PT Ciputra Surya (62,66 persen).
"Rumah sakit akan memakan waktu sekitar 1,5 tahun untuk diselesaikan," kata Tulus, menambahkan bahwa pengembang akan mengoperasikan rumah sakit secara independen.
Dia menambahkan pengembang bertujuan untuk membangun antara lima hingga 10 rumah sakit dalam lima tahun ke depan, atau dengan kata lain, satu dua rumah sakit baru per tahun. "Setiap rumah sakit akan membutuhkan investasi sekitar Rp 150 miliar," katanya.
"Setelah lima tahun, kami berharap bisnis rumah sakit kami untuk memberikan kontribusi sekitar 10 persen terhadap pendapatan kami," tambahnya.
Pada semester pertama tahun ini, Ciputra Development meraih 87,8 persen lebih tahun-ke-tahun, atau setara dengan Rp 2,4 triliun total pendapatan. Laba bersih naik 152,7 persen per tahun menjadi Rp 669.500.000.000.
Tulus menambahkan bahwa pengembang telah memasuki bisnis rumah sakit untuk menambah berbagai fasilitas hadir di kawasan perumahan. Ia menambahkan bahwa setiap rumah sakit akan memiliki setidaknya 100 tempat tidur.
"Ini juga cara kita memanfaatkan lahan yang tersedia kami," jelasnya.
Selain rumah sakit, Ciputra Development juga berencana untuk meluncurkan enam proyek perumahan besar di Gowa, Cilegon, Banjarbaru, Balikpapan, Cirebon dan Batam.
Anak perusahaan Ciputra Development, PT Ciputra Property (CTRP) akan tetap fokus pada upaya menjual The Suites, akhir apartemen Ciputra World 2, superblok penuh dengan hotel, mal dan kantor unit.
Tulus menambahkan Grup telah menghabiskan sekitar setengah dari Rp 800 miliar dari belanja modal yang disalurkan selama semester pertama tahun ini untuk memajukan penyelesaian proyek superblok itu.
Grup ini telah menyiapkan dana sebesar Rp 2 triliun sebagai anggaran biaya modal 2013.
"Sisanya Rp 1,2 triliun akan terus pergi ke arah menyelesaikan Ciputra World 2, selain Ciputra World 1, rumah sakit dan hotel anggaran, seperti yang kita bergerak maju ke babak kedua tahun ini," ia melanjutkan.
Dia menambahkan Ciputra Property juga akan bertanggung jawab atas pembangunan empat hotel budget dengan baik akhir tahun ini atau awal berikutnya.
"Setiap anggaran hotel akan membutuhkan investasi sekitar Rp 50 miliar," katanya.
Ciputra Property telah mengalami kenaikan tahunan 173,5 persen dalam pendapatan menjadi Rp 844.500.000.000, sementara laba bersih naik sebesar 140,2 persen year-on-year menjadi Rp 261.400.000.000. (jkpost/*Akhlis)

Selasa, 30 Juli 2013

Sinar Mas Land Operasikan Mal Tanpa Dinding

Ilustrasi
Apa yang ditunggu-tunggu pecinta lifestyle akhirnya akan segera terealisasi. Ya, salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia, Sinar Mas Land, menggelar soft opening The Breeze BSD City, Minggu (28/7). Mal tanpa dinding berkonsep open air lifestyle ini disebut-sebut akan menjadi satu-satunya lifestyle center di Indonesia saat ini.

The Breeze BSD City mempunyai keunikan tersendiri akan hiburannya yang terintegrasi dengan danau serta pemandangan alami Sungai Cisadane. Pelestarian lingkungan memang menjadi perhatian khusus Sinar Mas Land. Aspek alami seperti danau dan taman-taman hijau yang dipadukan arsitektur lifestyle center dengan beragam fasilitas, memberikan kenyamanan terbaik bagi para pengunjung dalam menikmati suasana mal.

"Sudah siap beroperasi. Progres pembangunannya juga berjalan sesuai target. Tenant yang mengisi bahkan sudah mencapai 70%, yang terdiri dari pusat kebugaran, Foods & Beverages (F&B), dan retail lifestyle lainnya," ujar Ishak Chandra, Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, pada acara konferensi pers.

Selain itu, The Breeze BSD City yang dibangun di atas lahan 13,5 ha ini juga sudah dilengkapi supermarket, restoran, toko elektronik, hall & lounge, pusat kebugaran, indoor/outdoor playland untuk anak, spa, hingga klinik kecantikan. "Semua sudah diseleksi dengan ketat agar mampu menghadirkan suasana yang nyaman dan bisa menjadi tujuan utama wisata belanja, kuliner, dan rekreasi untuk seluruh masyarakat," kata Teuku Mailoa, Chief Executive Officer Asset Management Sinar Mas Land.

Selama masa promo, pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai hiburan menarik seperti musik dari artis-artis ternama hingga program khusus belanja dengan bermacam potongan harga dan hadiah.

Jumat, 22 Februari 2013

Apasajakah Yang Diperlukan untuk Membangun Rumah ?


Ilustrasi pembangunan rumah tinggal. (Foto: Wahyu/DaVinaLand)
Semua orang pasti bercita – cita dan berkeinginan mempunyai Rumah sendiri mungkin dengan cara membeli melalui developer atau membangun sendiri.

Mungkin jika Anda berencana membeli Rumah jadi melalui developer Anda tidak perlu terlalu repot dengan proses seperti orang yang ingin membangun Rumah sendiri, Anda tinggal datang ke lokasi perumahan yang Anda inginkan, datang ke bagian pemasaran, memilih cluster yang anda inginkan dan selesai.

Berbeda dengan proses jika Anda ingin membangun Rumah sendiri baik menggunakan jasa Arsitek / kontraktor maupun dikerjakan sendiri.

Nah berikut ini adalah beberapa hal yang diperlukan untuk membangun Rumah agar semuanya berjalan dengan lancar, disamping Anda harus menyediakan dana tentunya.
  1. Memilih lokasi tanah,
    Memilih lokasi dimana Rumah yang akan kita Bangun adalah suatu pekerjaan yang menuntut suatu ketelitian, bukan saja aspek teknis, juga beberapa aspek lain yang turut menentukan, seperti aspek ekonomi, pencapaian juga aspek lain yang bisa dijadikan dasar pemilihan lokasi tanah dimana kita akan membangun Rumah nantinya.

    Aspek Ekonomi : Mungkin aspek ekonomi ini lebih mengedepankan sisi nilai tanah tersebut jika dilihat dari segi investasi, apakah nilai tanah dan lingkungan sudah sesuai dengan harga bangunan yang akan di rencanakan, misal lokasi tanah yang berada di suatu daerah yang kurang strategis ( di dalam gang, di daerah pemukiman padat, di daerah pinggiran kota dengan akses yang sulit, dll ) akan di Bangun Rumah dengan nilai diatas Rp 500 juta, jika dilihat secara ekonomi maka nilai bangunan dan nilai tanah tidak sesuai dengan prinsip ekonomi, pasti jika Rumah tersebut akan di jual harganya juga akan jatuh, padahal harga bangunan sudah tinggi, itu disebabkan karena kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Oleh karena itu disarankan untuk memilih lokasi tanah yang sesuai dengan rencana pembangunan, atau jika kita memang sudah memiliki tanah yang berada di lokasi yang kurang menguntungkan secara ekonomi, maka rencana pembangunan juga harus disesuaikan dengan nilai tanah yang ada.

    Aspek Pencapaian : Alasan pemilihan lokasi juga bisa dilihat dari aspek pencapaian ini, biasanya kita mengukur aspek pencapaian ini dengan kegiatan rutin aktivitas kita sehari – hari, seperti bekerja, sekolah anak – anak, dan pencapaian dari fasilitas – fasilitas lain seperti hiburan dan perdagangan. Semakin dekat lokasi dimana kita ingin membangun Rumah dengan tempat kita bekerja, sekolah anak – anak, hiburan dan perdagangan, maka lokasi tersebut akan semakin memiliki nilai positif dari aspek pencapaian ini, dan ini juga akan berpengaruh ke aspek ekonomi tentunya.

    Aspek Teknis :
  2. Mencari informasi mengenai harga bangunan, model atau trend arsitektur

    Setelah kita mempunyai tempat yang tepat dimana kita akan membangun Rumah, maka tahap berikutnya adalah mengumpulkan informasi selengkap mungkin tentang rencana pembangunan Rumah, kumpulkan informasi mengenai harga bangunan saat ini, melihat – lihat produk – produk bahan bangunan, misal dengan berjalan – jalan di super market bahan bangunan, dimana kita bisa melihat wujud dan harga bahan – bahan bangunan tersebut. Yang tidak kalah penting dalam mengumpulkan informasi sebanyak – banyaknya tentang Rumah adalah, melihat trend – trend arsitektur yang sedang berkembang saat ini, misal dengan melihat pameran perumahan, membaca majalah atau tabloid perumahan, bisa juga Anda mencari informasi melalui INTERNET tentang perumahan dan lain – lain cara Anda untuk mengumpulkan informasi mengenai pembangunan Rumah.
  3. Mencari Arsitek untuk membantu membuatkan disain Rumah
    Jika kita sakit, kita mencari dokter untuk menyembuhkan penyakit kita, jika kita mempunya mobil dan rusak maka kita mencari seorang montir untuk memperbaiki mobil kita. Dan siapa yang kita perlukan apabila kita ingin membangun Rumah ? tentu saja seorang arsitek yang kita cari. Terkadang banyak orang berpikir berapa kita harus membayar seorang arsitek, padahal kita hanya ingin membangun Rumah kecil saja, terkadang pemikiran seperti ini sering terlintas dalam pikiran banyak orang tentang seberapa perlunya memanggil seorang arsitek untuk membuatkan disain Rumah yang akan kita Bangun, yang terlintas seringkali adalah “ pasti mahal memakai jasa arsitek untuk membangun Rumah “ . Pemikiran – pemikiran inilah yang harus kita hilangkan, seringkali arsitek justru memberikan solusi – solusi mengenai rencana kita membangun Rumah, arsitek biasanya mencarikan solusi baik dari segi disain dan juga buget yang disediakan untuk rencana pembangunan Rumah tersebut agar sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Seorang arsitek justru akan memberikan gambaran yang sejelas – jelasnya tentang disain dan biaya yang akan dikeluarkan nanti, justru dengan memakai jasa arsitek kita sebisa mungkin menghindari pekerjaan pekerjaan yang nantinya akan menimbulkan pemborosan, bongkar pasang akibat dari perencanaan yang kurang matang sebelumnya, yang jika di bandingkan dengan jasa yang harus di bayar untuk seorang arsitek justru lebih besar, belum lagi hasil disain yang mungkin kita tidak puas.

    Dengan memakai jasa seorang arsitek, maka kita bisa melihat hasil akhir dari disain dengan bantuan sketsa – sketsa disain atau karena kemajuan teknologi saat ini, kita bisa juga melihat hasil akhir dari disain persis seperti aslinya dengan bantuan animasi komputer.
  4. Mengurus perijinan
    Setelah kita memiliki gambaran tentang rencana pembangunan Rumah, tahap berikutnya adalah tahap dimana kita mulai mengurus perijinan tentang rencana pembangunan Rumah tersebut, yaitu dengan mengurus Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ) di instansi pemerintah dari kelurahan, kecamatan sampai dengan walikota. Luas tanah juga menentukan sampai sejauh mana kita mengurus IMB tersebut, untuk luas tanah kurang dari 200 M2 umumnya IMB cukup diurus sampai dengan Kecamatan saja, tetapi jika luas tanah kita lebih dari 200 M2 pengurusan bisa sampai Walikota.

    Berikut ini adalah syarat – syarat yang di perlukan untuk mengurus IMB ( Ijin Mendirikan Banguan ) :
    • Foto Copy KTP pemohon
    • Surat kuasa apabila penandatanganan bukan dilakukan oleh pemohon sendiri
    • Foto Copy Bukti kepemilikan Hak Atas Tanah yang disahkan oleh pejabat yang berwenang
    • Foto Copy Gambar Rencana Bangunan dengan penjelasannya
    • Foto copy pelunasan PBB ( Pajak Bumi dan Bangunan ) terakhir
    • Mengisi form yang sudah disediakan di kecamatan atau walikota
    • Ijin tetangga bagi bangunan bertingkat.
  5. Proses Perjanjian Pembangunan
    Proses Perjanjian Pembangunan adalah proses dimana kita memasuki tahap dimana rencana pembangunan Rumah akan dimulai, baik dikerjakan sendiri maupun di kerjakan oleh arsitek atau kontraktor. Proses Perjanjian Pembangunan ini wajib hukumnya agar tidak terjadi permasalahan – permasalahan yang timbul selama masa pembangun berjalan. Apabila di kerjakan sendiri, minimum kita mempunyai pelaksana mandor atau tukang yang akan mengerjakan fisik bangunan Rumah kita, disini kita harus menentukan aturan main dan syarat – syarat yang harus di penuhi, misalkan jam kerja, upah lembur, waktu pembayaran dll.

    Berbeda jika kita memakai jasa kontraktor, dimana segala permasalahan dengan tukang mungkin kita tidak pernah tau, yang kita tau adalah nilai kontrak antara kita pemberi tugas dan kontraktor yang melaksanakan pembangunan dan jadwal pelaksanaan. Dalam proses Perjanjian Pembangunan ini sebaiknya disebutkan pasal – pasal yang jelas dan detail baik dari syarat bahan yang akan di pakai, mutu dan kualitas juga campuran – campuran dari bahan dll. Pasal – pasal yang umumnya dicantumkan dalam surat perjanjian adalah :
    • Pasal 1. Tugas dan Waktu Kerja
    • Pasal 2. Syarat dan Mutu Bahan
    • Pasal 3. Harga Kontrak
    • Pasal 4. Pembayaran
    • Pasal 5. Penambahan Pekerjaan
    • Pasal 6. Lain – lain
    • Penutup
  6. Pengawasan Pembangunan
    • Pengawasan Pembangunan apabila di kerjakan sendiri
      Pengawasan pembangunan pada proyek yang di kerjakan sendiri akan berbeda dengan proyek yang di kerjakan oleh kontraktor. Jika proyek di kerjakan sendiri umumnya pengawasan yang terberat adalah pengawasan tenaga kerja, jika memakai system pembayaran harian, apabila tidak di awasi dengan benar bisa – bisa proyek akan molor dari jadwal yang sudah di tentukan. Jika memakai system borongan tenaga, ada kemungkinan tukang tidak memperhatikan kualitas karena mengejar target pekerjaan pembangunan tersebut. Oleh karena itu perlu di perhatikan system yang akan di ambil harian atau borongan tenaga, sesuaikan dengan kemampuan kita sebagai pemberi tugas, sampai sejauh mana kita bisa mengontrol jalannya proyek, jika kita bisa memberikan waktu lebih, system pembayaran harian bisa di ambil, tetapi jika kita sebagai pemberi tugas memiliki waktu terbatas maka system borong tenaga juga bisa menjadi alternative asalkan di buat perjanjian mengenai mutu pekerjaan jika tidak sesuai sanggup untuk di bongkar tanpa dikenakan biaya.

      Resiko – resiko diatas adalah hal yang paling umum jika pekerjaan di kerjakan sendiri dengan bantuan tukang langsung tanpa memakai jasa kontraktor, disamping resiko – resiko lain seperti hasil pekerjaan yang tidak sesuai akibat pengawasan yang kurang dll.

      Pengawasan Pembangunan apabila di kerjakan oleh Kontraktor
  7. Ceklist Pekerjaan
    Nah demikianlah tahap – tahap pembangunan Rumah yang bisa kami sampaikan, semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin membangun Rumah

Mengelola Bisnis Developer Ala OPM



Ilustrasi pembangunan rumah tinggal. (Foto: Wahyu/DaVina 
Land)


Mengapa banyak orang yang tidak memiliki bisnis, apalagi bisnis developer? Mengapa banyak orang yang tidak percaya bahwa tidak memerlukan uang untuk menghasilkan uang? itu semua karena mereka merasa bahwa mereka harus berjuang sendiri. mereka yakin bahwa untuk dapat menghasilkan uang tidak bisa tanpa uang.



Faktanya, hampir sebagian besar orang kaya di dunia menasihati hal yang sama,"jangan memakai uang sendiri untuk berbisnis". Usahakan untuk mencari sumber pendanaan dari luar, berusaha dulu mencari uang orang lain. Jika sudah tidak memungkinkan, terpaksa baru menggunakan uang sendiri. Hal pertama yang perlu kita hilangkan adalah sikap One Man Show. Di mana kita bekerja dan berusaha sendiri. Segala sesuatu berasal dari kita, tidak bekerjasama dengan orang lain. Usahakan untuk selalu melibatkan orang lain dalam usaha kita, jangan mengerjakan sesuatu dengan kekuatan kita sendiri, ide sendiri maupun modal sendiri.

Pada semua bisnis, terutama bisnis  developer sangat memungkinkan kita menggunakan OPP (Others People Power), OPM (Others People Money) maupun OPI (Others People Idea). Berikut ini adalah kekuatan orang lain yang bisa kita manfaatkan untuk bisa sukses di bisnis developer properti :

1. Pemilik tanah


Pemilik tanah adalah kekuatan dahsat yang harus dimanfaatkan. Salah satu cara yang paling sering dilakukan adalah kita membeli lahan mereka dengan  dengan cara pembayaran berdasarkan kavling terjual

Cara ini menguntungkan kedua belah pihak, antara developer dan pemilik tanah. Developer diuntungkan karena tempo pembayaran cukup panjang, dan tidak memerlukan uang besar pada saat memulai proyek. Developer tidak berkewajiban membayar dengan tempo waktu yang pasti, sehingga memiliki kesebebasan mengatur strategi penjualan dengan strategi cash flow keuangan. Dengan begitu, developer bisa membeli tanah di lokasi berikutnya. Strategi ini dilakukan dengan cara menaikkan harga tanah yang dibeli atau diberi keuntungan pada saat kavling terjual.

2. Investor

Tentunya kekuatan investor sangat bermanfaat. Inilah kekuatan yang sangat dahsyat jika kita bisa mendatangkan dan memeliharanya. Salah satu faktor utama keberhasilan developer menjaga dan mengekspansi adalah karena mereka di back up oleh pemilik modal. Modal dari investor dibarter dengan WAKTU, TENAGA dan KEAHLIAN yang kita memiliki sebagai pengelola (developer). Kemudian kita dan investor berbagi hasil yang besarnya sangat relatif tergantung dari kemampuan kita bernegoisasi. 



3. Notaris

Jadikan notaris sebagai bagian dari usaha yang sedang kita dijalankan. Karena, mereka bisa mengurus perizinan kawasan, pemecahan sertifikat, dan akta jual beli pada konsumen. Dan pembayaran kepada notaris dilakukan pada saat terjadi pembayaran akte jual beli, karena saat itu kita menerima uang dari konsumen. Untuk meyakinkan notaris, seluruh sertifikat bisa disimpan di notaris sehingga menjadi jaminan atas pembayaran utang kita kepadanya.

4. Kontraktor

Melibatkan mereka dengan cara memberikan hak untuk membangun satu kawasan secara utuh, sehingga seluruh konstruksi pembangunan dibangun oleh mereka. Dengan komitmen ini, pihak kontraktor berkewajiban untuk membiayai fasilitas umum di awal. Misalnya, pembuatan pintu gerbang dan infrastruktur jalan. Biayanya dibayar oleh developer dan dimasukkan ke dalam komponen unit rumah yang dibangun, sehingga tidak memerlukan permodalan yang cukup besar di awal proyek. 

Selama ini kontrak kerja saya dengan kontraktor untuk membangun rumah dilakukan dengan termin pembayaran lumayan ringan. Biasanya 10 -15 % sebagai DP, sisanya dibayar ketika rumah laku atau paling cepat ketika rumah jadi 100%. Catatan penting: bagi pemula selalu awasi kualitas bangunan bagi yang menggunakan kontraktor.


5. Supllier



Permodalan ini di dapat dari pihak supplier material, yang nantinya dibayar dengan unit rumah yang akan dibangun atau dengan menjual harga pokok dengan cara mengambil keuntungan sedikit. Dengan begitu supplier akan merasa nyaman dan aman karena ada jaminan. Sedangkan kita diuntungkan, dengan bisa membangun rumah tanpa mengeluarkan uang. bernegosiasilah dengan baik dan berkesinambungan, sehingga pihak supplier bisa menerima model bisnis seperti ini.


6. Perbankan

Permodalan ini akan efektif dan aman apabila kita melakukan kerja sama (Mou) dengan pihak bank khusus untuk fasilitas konsumen yang membeli melalui kredit KPR bank tersebut. Tetapi, kita tidak disarankan untuk mencari modal di bank yang digunakan untuk membangun fasilitas umum dan rumah. Hal itu karena terlalu besar risikonya. 

Banyak developer bangkrut karena faktor tersebut. Oleh karena itu, developer tidak dianjurkan berutang ke bank untuk membiayai proyek. Berutang ke bank hanya dianjurkan untuk membeli lahan atau menambah luas kawasan perumahan. Pihak developer akan mendapatkan pencairan dana minimal 40 persen dari KPR yang disetujui walaupun rumahnya baru akan dibangun. Pencairan dana dari bank diberikan pada saat terjadi kesepakatan kredit selesai dilakukan, dan sisanya akan diberikan secara bertahap sesuai dengan progres pembangunan.

7. Konsumen

Konsumen ini dapat dimanfaatkan sebagi kekuatan dengan cara menjual produk rumah dengan harga pokok atau bahkan dirugikan, tetapi dengan konsekuensi pihak konsumen membayar secara cash keras atau bertahap jangka pendek. Dengan begitu, kita akan mendapatkan modal yang cukup untuk beberapa unit yang disesuaikan dengan dana. Biasanya maksimal 20-30% dari unit yang dijual sudah bisa menutupi kebutuhan, dan proyek tersebut sudah bisa berjalan lagi. 

8. Broker tanah

Saya dapat banyak informasi lahan umumnya dari RCTI (Rombongan Calo Tanah Indonesia). Peran broker sangat besar artinya bagi developer. Oleh karena itu manfaatkanlah peran mereka. Kasih surat tugas untuk mereka, lalu pinjamkan sepeda motor, berikan pengganti uang lelahnya, pasti mereka semangat pantang menyerah mencarikan tanah untuk kita. Berikan kriteria tanah yang kita cari adalah yang bisa dibayar berdasarkan kavling terjual. Alhamdulillah dengan cara ini, saya dapat lahan hotdeal.

Sudah barang tentu, masih banyak kekuatan orang lain yang bisa kita manfaatkan untuk meraih sukses di bisnis developer properti diluar yang sudah disebutkan, oleh karena itu khusus untuk para pemula teruslah bersemangat untuk konsisten melangkah menjadi developer. Insya Alloh anda bisa. Demikianlah semoga bermanfaat.


Penulis : Yudie
Seorang mahasiswa yang Menjadi Developer Modal Minim metode jalanan ''learning by doing''